Laminem Istri Margono Saat Di Konfirmasi Wartawan Layar Independen

Melakukan Pencemaran Nama Baik, Keluarga Margono Terancam Dipidanakan

Layar Independen, Madiun, 16 Desember 2021

Margono warga RT 07 RW 02 Desa Klumpit Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun ahli waris dari Parto Somo Kabul yang diduga melakukan pencemaran nama baik keluarga Supriyanto warga RT 07 RW 02 Desa Klumpit Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun terancam di pidanakan. Pasalnya, isu yang di sebarkan oleh pihak keluarga Margono berakibat fatal bagi nama baik keluarga Supriyanto.
Laminem istri dari Margono dikonfirmasi menjelaskan bahwa dari Supriyanto waktu siang hari pernah merusak tanaman milik saya, dan memotong – motong bambu.
“Pernah Supriyanto merusak tanaman dan memotong motong bambu milik saya” ucap laminem

Kondisi Lahan Yang Di Daku Milik Keluarga Margono, Tanpa Ada Tumbuhan Bambu Dan Bunga

Sementara itu, ditempat yang berbeda Rosyih Pamudji, S.H, MH selaku penasehat hukum dari Supriyanto menjelaskan bahwa, apa yang dikatakan oleh keluarga Margono hanya sebatas isu yang bermaksud untuk mencemarkan nama baik dari keluarga Supriyanto.
“Apabila dari pihak keluarga Margono nanti nya tidak bisa membuktikan tanaman dan bambu yang dirusak oleh Supriyanto maka siap siap saja keluarga Margono untuk tidur di tahanan” cetus Rosyih Pamudji, S.H.,MH.
Karena isu yang dihembuskan oleh pihak keluarga Margono akan kami laporkan ke yang berwajib, apapun alasannya pencemaran nama baik merupakan suatu perbuatan pidana.
“Kita akan tempuh jalur hukum” ucap Rosyid Pamudji, S.H.,M.H.

Rosyih Pamudji,SH.,M.H Penasehat Hukum Supriyanto Dan Sekaligus Pengamat Media dan Advokasi


Lebih lanjut, Rosyid Pamudji. S.H.,M.H juga menyayangkan pemberitaan yang beredar sebulan lalu, padahal wartawannya dalam menjalankan fungsi sebagai kontrol sosial dalam pemberitaan harus berimbang, tidak tendensius. “Seharusnya cek and recek agar berita berimbang, yang dijadikan obyek berita juga dijadikan narasumber, dan ternyata yang di jadikan obyek tidak pernah dikonfirmasi” terang Rosyid Pamudji. S.H., M.H.
Selain itu, Penasehat Hukum Supriyanto juga mengatakan apabila hak jawab tidak dimuat atau dengan kata lain Supriyanto tidak dikasih kesempatan untuk berbicara kepada media online yang sudah memuat berita yang penuh dengan unsur pencernaan nama baik, maka kita juga bisa menempuh langkah hukum dengan melaporkan kepada yang berwajib atas pencemaran nama baik.
“Dasar kita laporan adalah perbuatan tak menyenangkan dan melanggarar UU.IT , karena sudah terlanjur beredar beritanya ke masyarakat banyak” kata penasehat hukum Supriyanto. (Ngi/Dit)