BUMDes Dan E-Warung Tidak Mungkin Kerja sama

Layar Independen, Madiun, 17 September 2021

Setelah muncul di media dengan judul “E-warung Di Dua Desa Kecamatan Pilangkenceng Salahi Pedum” pada tanggal 9 September kemarin, akhirnya Kepala Desa dan Ketua BUMDes Desa Sumbergandu Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun angkat bicara.
Slamet Joko Santoso Kepala Desa Sumbergandu menjelaskan bahwa apa yang dibicarakan oleh Sri Suryani selaku pengelola E-warung itu tidak benar, padahal selaku Kepala Desa saya selalu mengutamakan kepentingan masyarakat dari pada kepentingan pribadi jadi, mungkin dia (Sri Suryani – Red) ketakutan saat di tanya.
“Apa yang di ucapkan Sri Suryani tidak benar, mungkin dia ketakutan saat itu” ucap Slamet Joko Santoso.
Lebih lanjut, Kepala Desa Sumbergandu juga menerangkan bahwa Sri Suryani itu, selama ini selain mengelola E-warung yang di tunjuk langsung oleh Himbara juga terpilih sebagai bendahara BUMDes. Padahal di dalam petunjuk umum BPNT sudah di jelaskan mekanisme untuk menjadi pengelola E-warung itu, bukan menjadi wewenang Kepala Desa. Jadi sudah jelas dan tidak mungkin ada kerja sama antara BUMDes dengan E-warung, apalagi BUMDes ikut mengelola.
“Antara BUMDes dan E-warung merupakan dua lembaga yang berbeda, jadi sangat tidak mungkin kalau BUMDes ada kerjasama” terang Slamet Joko Santoso.

Desa Sumbergandu


Ditempat terpisah Jarwo Ketua BUMDes Desa Sumbergandu Kecamatan Pilangkenceng juga membenarkan apa yang di ucapkan Kepala Desa tersebut, bahwa di antara BUMDes dan E-warung tidak ada pernah kerjasama, memang untuk pemilik E-warung menjadi bendahara BUMDes itu bukan berarti ada kerjasama.
Tidak pernah ada kerja sama antara BUMDes dan E-warung”jelas Jarwo. (Red)

Leave a Comment