CV. Dwi Manunggal Di Adukan Ke Dinas

Layar independen, Madiun, 16 Agustus

Yusuf Wisnus Prasetyo salah satu mantan pegawai outsourcing Rumah Sakit Paru Dungus yang di perhentikan tanpa sebab oleh CV. Dwi Manunggal, Senin 16 sekitar jam 10.30 WIB mendatangi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Madiun. Yusuf Wisnu Prasetyo saat dikonfirmasi menerangkan bahwa dirinya mendatangi Dinas Ketenanga kerja guna mengadukan nasibnya yang di perhentikan kerja tanpa kejelasan yang pasti.
“Terpaksa saya mengadu ke dinas, pasalnya saya di hentikan kerja ini dengan alasan apa, sama sekali tidak ada kejelasan dari CV yang mempekerjakan saya” terang Yusuf.
Lebih lanjut, waktu dirinya (Yusuf – Red) ikut kerja di CV Dwi Manunggal sebagai pekerja outsourcing di Rumah Sakit Paru itu, tanpa adanya kontrak setelah wawancara besoknya langsung di suruh masuk kerja.
“Saya kerja ikut CV. Dwi Manunggal itu tanpa ada kontrak, namun anehnya waktu saya di keluarkan kok di kasih surat penghentian kerja” ucap Yusuf.
Masih menurut keterangan mantan pegawai outsourcing ini, dirinya terpaksa mengadukan nasibnya ke Dinas di karenakan apa yang menjadi hak nya tidak di berikan sepenuhnya oleh pihak CV.
“Saya, hanya menuntut hak yang tidak di berikan seutuhnya oleh pihak CV, sesuai wawancara dulu. Padahal waktu wawancara dulu, potongan sebesar Rp.100.00,- itu bisa di cair kan di saat saya tidak lagi bekerja di CV tersebut. Lha, ini waktu potongan sebesar Rp. 100.00,- akan saya cair kan di persulit dan bahkan saya cuma di kasih uang sebesar Rp 150.000,- bahkan saya di pesan agar permasalahan ini jangan sampai terdengar oleh pihak Rumah Sakit” ungkap Yusuf.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Madiun Ratna Sari Wandan Wulan dikonfirmasi dalam ruangan nya, menyampaikan bahwa terkait dengan aduan saudara Yusuf akan segera di tindak lanjuti.
“Kita butuh waktu kurang lebih satu Minggu untuk kroscek kebenaran apa yang di adukan oleh, saudara Yusuf. Karena selama ini, memang tidak ada laporan atau pemberitahuan dari pihak CV. Dwi Manunggal, bahwa CV. Tersebut bekerja di bidang outsourcing. Kita akan datangi pihak CV dan Rumah Sakit” terang Ratna.
Masih menurut, Ratna Sari Wandan Wulan kalau

Yusuf Wisnus Prasetyo mendatangi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Madiun.

memang CV itu nanti melanggar aturan maka yang akan memberi sangsi bagian pengawasan provinsi.
“Kita disini cuma menangani sengketa saja, kalau masalah perijinan terkait tenaga outsourcing ijin nya di provinsi kalau tingkat lokal, tapi kalau antar provinsi maka ijinnya harus nyampai pusat. Dan kalau CV tersebut melanggar aturan maka yang akan memberi sangsi bagian pengawasan provinsi” Jelas Ratna. (Pri)

Leave a Comment