Melalui Pisew Dua Desa Di Geger Harmoniskan Hubungan Di Bidang Pertanian

Umum

Layar Independen

Madiun, 1 September 2020

Desa Sangen dan Desa Kertosari Kecamatan Geger Kabupaten Madiun mendapatkan program pisew. Di mana program Pisew tersebut merupakan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah, salah satu program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan masyarakat, yang bertujuan agar masyarakat di perdesaan, berdaya dan mampu mengelola sumberdaya lokal yang ada guna meningkatkan ekonomi rumah tangganya.

Jalan Tembus Desa Sangen – Kertosari


Suwarto selaku Ketua Badan Kerja sama antar Desa yang menerima program tersebut menjelaskan bahwa untuk program Pisew Desa Sangen dan Kertosari di buat untuk jalan penghubung antar desa.
“Panjang jalan 294 meter memanjang utara ke selatan sedang kan yang memanjang ke timur 113 meter dengan tataan atas berupa paving persegi empat” ucap Suwarto.
Masih menurut Suwarto, dengan di bangun nya jalam tembus dua desa tersebut diharapkan bisa melancarkan hubungan dua desa di bidang pertanian.
“Dengan dibangun jalan tembus dua desa, saya berharap selain semakin harmonis nya hubungan dua desa juga bisa meningkatkan kerjasama dibidang pertanian yang dapat mengatrol perekonomian bagi para petani” tutur Suwarto.
Sementara itu, ditempat yang berbeda Didik Sulistio selaku pelaksana proyek menerangkan bahwa program tersebut mendapat anggaran sebesar Rp. 590.000.000,”(Lima Ratus Sembilan Puluh Juta Rupiah).
“Anggaran sebesar itu, di gunakan untuk membuat jalan tembus dua desa yang terletak di RT 04 desa Kertosari yang menembus RT 05 Desa Sangen” ucap Didik Sulistio.


Selain itu, Didik Sulistio juga mengatakan bahwa dirinya bukan cuma pelaksana saja, tapi juga sebagai masyarakat Desa Sangen, bahwa sistem pekerjaan nya padat tunai karya.
“Semua pekerja merupakan warga setempat, dengan menggunakan tenaga warga setempat berarti kita tetap memperdaya kan masyarakat”ucap Didik Sulistio. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *