Doanto : Bukan Cuma Sekedar Publikasi, Saya Siap Antar Kepala Sekolah Yang Bermain DAK Sampai Depan Tirai Besi

Hukum dan Kriminal

Layar Independen

Tulungagung, 10 Juli 2020

Sidang Ajudikasi Non Litigasi antara Doanto Pulastyo sebagai pemohon dengan Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Tulungagung, yang ke enam (6) kalinya kembali di gelar. Dengan agenda sidang pembuktian ke 2 (Dua), sidang kali ini di gelar dirumah masing – masing dengan menggunakan aplikasi zoom, sidang sengketa dengan nomor perkara 151/XI/KI-Prov-Jatim-PS/2019 memang berjalan cukup lama karena terkendala oleh ada pandemi Covid-19. Sidang yang di gelar pada hari Rabu (8/7) sama majelis hakim di lakukan penundaan, hal ini di duga karena jaringan internet milik Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Tulungagung mengalami gangguan selain itu, Majelis hakim juga meminta Uji Konsekuensi untuk di revisi.
Doanto Pulastyo seusai menjalani persidangan menjelaskan bahwa hasil sidang di tunda, namun dengan demikian dirinya tetap yakin akan memenangkan sengketa ini.
“Hasil nya masih ditunda” ucap Doanto.
Lebih lanjut, Doanto Pulastyo juga menyoroti tentang ke tidak profesionalan Dinas. Dimana dalam sidang mengatakan takut kalau data yang diminta akan disalah gunakan.

Sidang Ajudikasi Non Litigasi Via Daring

“Dinas pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Tulungagung sungguh tidak profesional, masak alasan tidak dikasih cuma karena takut di salah gunakan. Kalau itu, di salah gunakan kan bisa lapor ke yang berwajib sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Memang selain untuk publikasi data yang saya minta, nanti nya akan saya gunakan sebagai data pelengkap laporan tentang adanya dugaan tindak pidan korupsi DAK Pendidikan tahun anggaran 2015 sampai 2019. tutup Doanto Pulastyo. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *