UKW Tidak Semudah Yang Dibayangkan

Layar Independen

Madiun, 05 Mei 2020

Dengan adanya dugaan Sertifikat uji kompetensi wartawan (UKW) palsu atau dipalsukan, beberapa hari ini, menjadi berita hangat di beberapa media. Diantara nya dengan judul “Sertifikat UKW Dipalsukan, Wilson: Haha, Maling Teriak Maling”.

Sertifikat UKW Yang Diduga Palsu

Itu, akhirnya Ketua Dewan Pers Prof. Dr. Mohammad NUH, DEA mengeluarkan surat edaran (SE) nomor : 02/SE-DP/V/2020 tentang : Uji Kopetensi Wartawan Online Adalah Kegiatan Ilegal. Surat edaran tersebut di tujukan kepada YTH :
1. Konstituen Dewan Pers.
2. Seluruh Lembaga Uji Kompetensi Wartawan.
3. Kementerian Dan Lembaga Uji Negara.
4. Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Kota.
5. Pimpinan Media Masa Cetak, Media Siber, Media Penyiaran.
6. Masyarakat Dan Pemangku kepentingan.
Sementara itu, Agus Suyatno Ketua Ikatan Jurnalis Magetan (IJM) mengatakan bahwa, sebenarnya apa sih Dewan Pers itu, apa bila masih ada kelompok itu dan ini, masih masih banyak hal lagi yang tidak masuk akal. Pada prinsipnya wartawan itu, cuma menulis apa yang ia tau.

Surat Edaran Dewan Pers

“Terlepas wartawan itu sudah UKW atau belum yang penting hasil karya nya dalam menulis” ucap Agus Suyatno.
Masih menurut Agus Suyatno, bahwa sebenarnya UKW itu, memang bagus asal dilakukan oleh profesional yang sudah di siapkan dan legalitas jelas, bukan asal tunjuk.

Caption

“UKW tidak semudah yang dibayangkan”. (DP/Red)

Leave a Comment