Walaupun sudah Berdamai, Polisi diminta usut kasus kecelakaan kerja di PT.DKM.

Layar Independen.com

Belawan, 27 April 2020

Kematian tragis yang dialami karyawan PT. DKM (Duwifa Kharisma Mitra), Denny (30) warga Kampung Kurnia Belawan, saat bekerja menjadi sorotan publik.
Pasalnya, saat bekerja korban diduga tidak menggunakan alat pengamanan diri (APD), Minggu (26/4/2020).
Harianto Ginting SH selaku Tim Hukum PIQ and Associates di Medan dikonfirmasi menjelaskan bahwa, seharusnya PT. DKM terlebih dahulu menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk menjamin buruh yang bekerja, sehingga semua pekerja dapat terselamatkan dari hal-hal yang mengancam terjadinya kecelakaan yang merenggut jiwa manusia.

Dua Karyawan PT. DKM Yang Mengalami Kecelakaan Kerja

“Kita menduga kalau perusahaan tempat korban bekerja tidak menerapkan K3 sehingga PT. DKM dapat dituntut secara hukum karena kelalaiannya” beber Harianto Ginting. SH kepada para wartawan.

Lebih lanjut, Pihak Kepolisian tetap harus mengusut tuntas kematian karyawan PT. DKM, meskipun telah ada perdamaian dengan pihak keluarga. Karena adanya dugaan PT. DKM tidak menjalankan amanah yang sesuai dengan UU No.1 tahun 1970, UU 13 tahun 2003 tentang keselamatan kerja, dan UU NO.23 tahun 2003 tentang APD.

“Kita menduga kalau perusahaan tempat korban bekerja tidak menerapkan K3 sehingga PT. DKM dapat dituntut secara hukum karena kelalaiannya, berarti secara hukum jelas PT. DKM dengan sengaja mengorbankan pekerjanya sehingga pimpinan perusahaan bongkar muat peti kemas tersebut harus diseret ke depan pengadilan,” terang Harianto Ginting SH kepada para wartawan.

Seperti yang sudah di beritakan sebelumnya di beberapa media online, terjadinya kecelakaan kerja di lokasi PT. DKM Jumat (3/4) sore, sehingga menewaskan seorang pekerja bernama Denny dengan isi perutnya keluar sedangkan Ghozali dilarikan ke rumah sakit Columbia Medan akibat luka berat.

Sampai berita ini ditanyakan, upaya konfirmasi dengan HRD PT. DKM belum menuai hasil. Menurut keterangan securitynya, HRD sedang sibuk mengurusi korban.

Sedangkan saat awak media coba Konfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Jerico Lavian Chandra S.I.K terkait perkembangan kasus tewasnya karyawan PT. DKM melalui pesan singkat whatsapp belum ada jawaban. ( Hans. M )

Leave a Comment