PT. Graha Mitra Gilang Larasindo Diduga Perkosa Hak Karyawan Yang Di PHK

Layar Independen

Madiun, 21 Januari 2020

PT. Graha Mitra Gilang Larasindo yang bergerak dibidang dagang yang terletak di Jalan Raya Madiun – Ponorogo, tepatnya di Desa Kertosari Kecamatan Geger Kabupaten Madiun ini, diduga bertangan besi. Pasalnya, melalui Jatmiko ketua cabang PT. Mitra Gilang Larasindo melakukan pemberhentian sepihak tanpa sesuai aturan yang berlaku.

Ke Empat Karyawan PT. Graha Mitra Gilang Larasindo yang terkena PHK

Jatmiko kepala cabang PT. Mitra Gilang Larasindo di konfirmasi menjelaskan bahwa pemutusan tenaga kerja ini, dikarenakan omset perusahaan menurun.
“Kita memang ada pengurangan tenaga kerja, dan semua sudah sesuai prosedur” ucap Jatmiko.
Sementara itu, ditempat yang berbeda.
1. Anas Saifudin.
2. Fem trisdiana.
3. Apri Ari Kristiyan.
4. Danang Setiawan.
ke empat (4) karyawan PT. Mitra Gilang Larasindo yang terkena pemutusan hubungan kerja menjelaskan bahwa, dirinya bersama ke tiga temannya bekerja di PT tersebut terbilang sudah lama.
“Kita bekerja sudah lama dan rata – rata di atas tujuh tahun (7)” ungkap Anas Saifudin.
Lebih lanjut, pemutusan ini selain sewenang – wenang juga di dasari oleh intimidasi dengan kata – kata.
“Awas, jangan sampai menempuh jalur hukum, karena kita juga punya pengacara dan di saat kita menang maka kalian akan mengembalikan semua gaji selama bekerja” beber ke empat karyawan yang kena PHK.

Jatmiko Kepala Cabang PT. Graha Mitra Gilang Larasindo

Sedangkan, Ratnasari wandanwulan, SH Kasi penyelesaian perselisihan Industrial Dinas Tenaga kerja Kabupaten Madiun menerangkan, kalau sebenarnya masalah pemutusan tenaga kerja itu, merupakan hak dari perusahaan. Namun, semuanya ada aturannya. Dan aturan itu, tertera dalam UU Ketenagakerjaan No 13 Tahun 2003 Pasal 156 Ayat 1, sebagai berikut.
“Dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja, pengusaha diwajibkan membayar uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja dan uang pengganti hak yang seharusnya diterima”.
Dan upah atau hak pekerja itu, tertera pada UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 Pasal 156 Ayat 2 dan 3. (Wit/Dias)

Leave a Comment