Proyek Peningkatan Jalan Diduga Sering Sebabkan Laka Tunggal

Layar Independen

Magetan, 27 November 2019

Ratri warga Sidorejo Kabupaten Magetan, sekitar jam 21.00.WIB, diduga menjadi korban kecelakaan lalulintas tunggal yang disebabkan proyek peningkatan jalan, yang terletak di Jalan Raya Madiun Ngorang ngareng. Pasalnya proyek peningkatan jalan ini, selain tidak ada garis pengaman juga keadaan jalan yang kurang terang.

 

Ratri Saat Di Klinik Bidan Palupi Dan Mendapat Perawatan

Ratri warga Sidorejo Kabupaten Magetan saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa dirinya mau ke Madiun untuk bekerja, saat melintasi Jalan Raya Madiun Ngorang Ngareng dirinya tidak melihat kalau disitu ada pembangunan proyek peningkatan jalan.
“Saya dari arah magetan menuju madiun, karena kondisi jalan tidak begitu terang dan tidak ada rambu pengaman. Sehingga saya tidak tau kalau disitu ada pekerjaan proyek peningkatan jalan” terang Ratri.
Sementara itu, Edi salah satu warga Desa Kuwonharjo, yang melihat kejadian kecelakaan tunggal menjelaskan bahwa saat itu, korban mengendarai sepeda montor jenis Vario 125 dengan Nomor Polisi AE 3747 ND, melintas dari arah barat dengan kecepatan sedang dan menabrak sisa – sisa material yang belum dibersihkan.
“Mungkin penerangan jalan yang kurang dan tanpa adanya rambu itu, yang menjadi penyebab” kata Edi.
Lanjutnya, sejak ada proyek peningkatan jalan ini sudah dua belas (12) kali terjadi kecelakaan tunggal yang disebabkan oleh material.

Warga Yang Membersikan Sisa Sisa Material Proyek Peningkatan Jalan

“Sudah dua belas kali terjadi laka tunggal dan kita sudah sering mengingatkan kepada mandor agar dikasih rambu pengaman namun tidak pernah digubris” ucap Edi.
Sementa Bidan Palupi.C yang memberikan pertolongan pertama kepada Ratri, mengatakan bahwa saat ini, luka yang dialami korban tidak ada yang berbahaya.
“Tidak ada luka yang serius atau patah tulang, namun benjolan diatas mata sebelah kiri harus diperiksa lebih lanjut” kata Bidan Palupi.

Masuk umum yas. Langsung naik

Masih menurut Bidan Palupi, dirinya sering menolong korban laka tunggal yang disebabkan olah proyek peningkatan jalan.
“Selama ada proyek peningkatan jalan ini, sudah dua belas (12) kali saya menolong korban laka tunggal” terang Bidan Palupi. (DP)

Leave a Comment