Kita Wajib “Membudayakan” Pemuda Bukan “Memperdaya” Pemuda

Layar Independen

Magetan 9 November 2019

 

Penulis : Rudi Gos Setiawan

28 Oktober kemarin. Bangsa kita, Indonesia baru saja memperingati hari sumpah pemuda. Dimana sumpah pemuda merupakan tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita – cita berdirinya negara Indonesia. Namun bagaimana bila pemuda yang termasuk sebagai salah satu aset terbesar bangsa ini, malah disingkirkan oleh seorang pemimpin, walau cuma seorang lurah? Ya, saya kira seorang pemimpin yang tidak bisa menghargai atau menghormati pemikiran pemuda – pemudi yang tergabung dalam karang taruna memang tidak pantas untuk dijadikan seorang pemimpin apa lagi untuk dihormati.
Seharusnya seorang pemimpin itu, bisa menghargai para pemuda dan pemudi yang tergabung dalam karang taruna. Dengan diselaraskan sifat pemuda yang dinamis dapat menghasilkan suatu kontribusi yang positif. Sebagaimana yang kita tau, pemudalah yang menjadi tulang punggung bangsa dan negara ini, dapat memberikan kontribusi positif dalam bentuk apapun. Sedangkan implementasi dari kontribusi positif itu bisa dimulai dari lingkungan sekitar. Tidak seharusnya pemuda dan pemudi yang mau berkarya itu, di dholimi dengan bahasa – bahasa yang mematahkan semangat. Karena kita tau bahwa pemuda mampu menjadi seseorang yang berguna, bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Seharusnya seorang pemimpin ditingkat kelurahan atau desa harus lebih jeli dalam melihat setiap kesempatan dan peluang untuk maju. Karena dari kesempatan dan peluang yang kita berikan itu, mereka dapat mengembangkan kualitas diri dalam memberikan kontribusi yang positif. Ada pameo asing yang mengatakan, “let’s think locally, but act globally”. Maknanya kurang lebih menyatakan bahwa mari kita kembangkan yang ada di sekitar kita, dengan konsep atau pemahaman yang lebih universal untuk orang banyak. Mari kita bersama – sama pemuda, saling menginspirasi, samakan visi, bersatu, dan saling bekerja sama untuk maju bersama. Untuk kepentingan kita bersama, untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia. Tetap semangat! Kita harus yakin bisa. Maju terus pantang mundur!!

Leave a Comment