SD N 1 Sambirejo Diduga Kerjakan DAK Jamban Siluman

Layar Independen

Madiun, 12 September 2019

SD N 1 Sambirejo yang terletak di Desa Sambirejo Kecamatan Geger Kabupaten Madiun, yang dikepalai oleh Suprapti, S.Pd diduga mendapatkan proyek jambanisasi siluman. Pasalnya proyek jamban yang dikerjakan pada tahun 2019 ini, tanpa ada papan nama proyek. Padahal untuk papan nama suatu proyek sudah di atur dalam Kepres Nomor 80 Tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah di wajibkan untuk pasang papan nama proyek. Selain melanggar Kepres, Juga diduga dengan sengaja melawan Undang – Undang Rebuplik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.

Bangunan Jamban SD N 1 Smabirejo Yang Diduga Proyek Siluman

Suprapti, S.Pd Kepala Sekolah SD N 1 Sambirejo dikonfirmasi diruangan nya menjelaskan bahwa SD N 1 Sambirejo memang mendapatkan DAK untuk jamban sebanyak lima bilik, namun terkait masalah anggaran itu merupakan suatu rahasia dan untuk papan nama tidak ada dan tidak akan pernah ada.
“Tidak ada papan nama dan anggaran proyek itu, adalah rahasia” sebut Suprapti,S.Pd.
Lanjutnya, dirinya yang sepulang menunaikan Ibadah Haji. Saat ini, sedang sakit batuk dan akan priksa jauh di Madiun.

Bangunan Jamban SD N 1 Smabirejo Yang Diduga Proyek Siluman

“Maaf, saya baru pulang haji, saat ini lagi sakit dan akan priksa ke Dokter di Madiun” elak Suprapti, S.Pd.
Sedangkan ditempat yang berbeda, salah satu tukang bangunan yang sedang bekerja dan enggan nama nya untuk disebutkan, mengatakan bahwa diri nya cuma mengerjakan empat bilik jamban. (JYK/Red)

Leave a Comment