Sugiarti Tantang Kaur Pelayanan Umum Desa Kertosari Untuk Adakan Sumpah Pocong Atas Nama ALLOH

Hukum dan Kriminal

Layar Independen

Madiun, 26 Juli 2019

Sugiarti warga asal Rt 14 RW 004 Kelurahan Klegen Kecamata Kartoharjo Kota Madiun hari Senin tanggal 22 Juli 2019, kembali datangi kantor Desa Kertosari Kecamatan Geger Kabupaten Madiun. Kedatangan Sugiarti sekitar jam 9.30.WIB, masih dalam rangka yang sama. Ya itu untuk meminta mediasi, namun dalam mediasi kali ini, Sugiarti meminta untuk di adakan sumpah di atas Alquran.

Sofia Ervan Sutanto, SE Kepala Desa Kertosari Saat Menemui Sugiarti

 

Sofia Ervan Sutanto, SE Kepala Desa Kertosari Saat Menemui Sugiarti

Sugiarti menjelaskan kalau selama ini, apa yang dikatakan benar ada nya, Roberto Yuda Pratama itu merupakan anak hasil pernikahan siri nya dengan Sutanto.
“Roberto Yuda Pratama memang anak Sutanto, bila Sutanto mengelak dan tidak mau mengakui dia sebagai anak karena tidak ada bukti yang kuat. Dan bila Sutanto meminta untuk tes DNA saya juga siap, asal semua beban di tanggung Sutanto”ucap Sugiarti.
Lebih lanjut, dirinya (Sugiarti-Red), kalau dimintai biaya untuk tes DNA dia tidak ada biaya.
“Untuk biaya tes DNA saya tidak punya. Namun bila dia (Sutanto-Red) ngotot, lebiha baik diadakan sumpah pocong atas nama ALLOH. Karena saya yakin bahwa pengadilan ALLOH itu, selalu benar ada nya”kata Sugiarti.
Sementara itu, Sofia Ervan Susanto, SE, Kepala Desa Kertosari Kecamatan Geger Kabupaten Madiun membenarkan bahwa pada hari Senin kemarin Sugiarti kembali datang ke kantor desa yang pada dasar nya meminta untuk di adakan mediasi lagi.
” Prosedur penyelesaian perkara atas nama Sutanto dengan Sugiarti tetap diselesaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Perkembangan saat ini Sugiarti memohon sumpah dibawah kitab suci bahkan bila memungkinkan yang bersangkutan memohon di adakan sumpah pocong dimana telah diutarakan jauh – jauh hari sebelumnya. Kami selaku Kepala Pemerintah Desa, sangat menghormati permintaan yang bersangkutan” kata Sofia Ervan Susanto, SE.

Sutarno, S.Pd, Ketua BPD Desa Kertosari

Masih menurut keterangan Kepala Desa Kertosari, bahwa Sugiarti pada hari senin kemarin juga melampirkan copy surat dari bidan yang membantu proses kelahiran anak itu. Jadi menurut kami ada fakta dan bukti yang terang, dan perlu dipertimbangkan atas permintaan Sugiarti.
” Jadi menurut kami, permintaan dari Sugiarti untuk di adakan Sumpah atau sumpah pocong sangat relevan”tutup Sofia Ervan Susanto, SE.
Sutarno, S. Pd Ketua BPD Desa Kertosari Kecamatan Geger Kabupaten Madiun di konfirmasi di rumah nya pada hari senin tanggal 22 Juli sekitar jam 18.30.WIB menjelaskan bahwa, sebenar nya itu adalah ranah nya – ranah keluarga. Namun diri nya juga mengaku pernah di datangi seseorang yang mengaku sebagai istri Sutanto dan juga membawa seorang anak.
“Saya pernah di datangi seseorang yang membawa seoarang anak yang mengaku istri siri Sutanto” ucap Sutarno, S.Pd.
Selain itu, ketua BPD Desa Ketosari ini, juga mengatakan bahwa diri nya tidak akan mendiamkan atau melindungi Sutanto.
“Jadi kalau Kepala Desa siap untuk mengungkap, saya juga siap untuk mengungkap. Kalau masyarak adem ayem terkaitan masalah itu, saya akan mempertegas keputusan kepala desa. Karena apa yang dilakukan Sutanto itu tidak bisa menjadi contoh. Apa lagi dia menjadi panutan dibidang agama” tutup Sutarno, S.Pd.
Sutanto Kaur Pelayanan Umum yang merangkap PJS Sekertaris Desa (Sekdes) Desa Kertosari Kecamatan Geger Kabupaten Madiun saat di mintai komentar terkait kedatangan Sugiarti Ke Desa Kertosari, tidak komentar sama sekali. (Red/DP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *