TRADISI PENTAS REOG Di PADUKUHAN PASUTAN MASIH DI LESTARIKAN

Layar Independen

Bantul, 11 Mei 2019

Indoneaia memiliki berbagai kesenian dan kebudayaan yang beraneka ragam bentuk. Salah satunya seperti kesenian yang sampai saat ini, dilestarikan oleh warga Padukuan Pasutan Desa Trirenggo Kecamatan Bantul Kabupaten Bantul.

Reog Versi Yogya Yang Di Mainkan Oleh Warga Padukuan Pasutan

Kesenian pentas reog yang dimainkan oleh warga Padukuan Pasutan, mempunyai dua fersi, yaitu reog versi Jawa Timur dan reog wayang versi Yogyakarta.
Dwi Purnomo Carik Desa Trirenggo Kecamatan Bantul Kabupaten Bantul menerangkan bahwa, warga Desa Trirenggo kususnya warga Padukuan Pasutan, mempunyai tradisi sendiri yaitu, setelah selesai Idhul Fitri, masyarakat selalu mengadakan kesenian reog dua versi. Hal ini, dilakukan selain untuk menguri – nguri kesenian tradisional juga digunakam sebagai ajang silaturohmi.
“setelah hari raya Idul Fitri, dan masyarakat belum merantau lagi. Biasanya selalu mengadakan kegiatan pentas seni reog, pentas seni reog ini terdiri dari dua versi, yaitu versi Jawa Timur dan versi Yogja” kata Dwi Purnomo.

Reog Versi Jawa Timur Yang Di Mainkan Olah Warga Padukuan Pasutan

Lanjutnya, untuk mengadakan kesenian reog, masyarakat menggalang dana dengan cara swadaya, ada pula yang dari sponsor dan pemerintah setempat.
“dengan adanya tontonan kesenian masyarakat sangat terhibur, bahkan penonton ada yang dari luar desa. Saya berharap semoga dengan adanya acara ini bisa mempererat persaudaraan dan menciptakan energi kreatif antar warga” tutup Dwi Purnomo. (wag)

Leave a Comment