Pengemudi Becak Semakin Mengeluh

Layar Independen

Yogyakarta, 14 April 2018

Setiap melintas di depan galeria Mall atau Rumasakit Bethesda yang berada di Jalan Jendral Sudirma Yogyakarta. Di pastikan banyak abang becak yang mangkal untu mengais rejeki dari pengunjung Mall atau dari orang yang habis jenguk saudara, keluarga yang sakit. Tetapi dengan maraknya Ojek Online, para abang becak kini, semakin tersingkirkan.

Sahlan Pengemudi Becak Motor

Sahlan salah satu pengemudi becak kayuh, asal Rt 02 Rw 02 Desa Klambok Lor Kecamatan Kebon Agung Kabupaten Demak Jawa Tengah, menjelaskan bahwa diri nya setiap hari, selalu mangkal untuk mencari penumpang, di mulai dari jam 06.00 sampai 21.00 WIB. Namun hanya mendapat satu atau dua penumpang. Walaupun penumpang banyak, namun untuk mereka para penumpang jarang yang mau naik becak kayuh, mereka lebih memilih Ojek Online.
“sekarang cari penumpang sangat sulit, mereka lebih memilih Ojek Online dari pada becak kayuh.

Sahlan Pengemudi Becak Motor

Walau becak kayuh sudah di modifikasi menjadi Becak Motor, namun tidak merubah keadaan” kata Sahlan. Selain itu, Sahlah juga mengatakan, sebelum ada nya ojek online, hasil dari mengayuh becak sangat lumayan, sekarang dengan marak nya ojek online, yang bisa dipesan melalui aplikasi telfon, sangat mengurangi penghasilan, dan kadang malah sehari penuh tidak menarik penumpang sama sekali.
“dengan marak nya ojek online, penghasilan para abang becak kayuh sangatlah menurun dratis, kadang – kadang malah sehari tidak narik, dan untuk makan minum kalau tidak ada penumpang kita ngutang di warung” keluh Sahlah. Lanjutnya, Sahlan yang mempunyai dua orang anak dan satu istri ini, juga mengatakan kalau dirinya kadang sampai sebulan tidak pulang ke rumah karena belum dapat hasil untuk dibawa pulang.
“Gimana mau pulang kalau tidak bawa hasil, untuk nafkah keluarga” tutup Sahlan. (Darto.)

Leave a Comment