Masyarakat Keluhkan Jembatan Ambrol, Kabit Binamarga Janji Akan Segera Benahi

Layar Independen

Madiun 3 Januari 2019

Selain sudah uzur diduga curah hujan yang tinggi akhir – akhir ini, telah menjadi kontribusi terbesar ambrolnya jembatan milik Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Madiun yang berada di Jalan Klorogan Ruas Pagotan yang melintas di Desa Sumberejo atau, jembatan yang menghubungkan atara Desa Klorogan dan Desa Sumberejo Kecamatan Geger Kabupaten Madiun. Ambrolnya jembatan tersebut juga telah di duga sebagai pemicu terjadinya kecelakan tunggal beberapa hari yang lalu.

Agung Fa Toni Salah Satu Perangkat Desa Sumberejo Kecamatan Geger Saat Melihat Jembatan Milik Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Yang Melintas Di Desa Nya.

Agung Fa Toni salah satu perangkat Desa Sumberejo mengatakan bahwa, ambrolnya jembatan tersebut diperkirakan terjadi pada pertengahan November lalu, diduga karena usia jembatan yang sudah tua, dan sering dilewati kendaraan dengan tonase yang berlebih. Ambrol nya jembatan semakin diperparah dengan gerusan air.
“Dengan berfunsi nya irigrasi, membuat pondasi jembatan yang hanya terbuat dari tanah semakin terkikis, sehingga jarak jembatan semakin jauh dan menyebabkan jembatan menjadi amblas. Dengan amblasnya jembatan tersebut secara otomatis mengganggu aliran air kesawah, dan para petani akhirnya bergotongroyong untuk membersihkan saluran tersebut” terang Agung Fa Toni.

Kondisi Jembatan Milik Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Kabupaten Madiun, Saat Ini
Kondisi Jembatan Milik Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Kabupaten Madiun, Saat Ini

Selain itu, Agung Fa Toni juga mengatakan bahwa sudah seringkali masyarakat bergotongroyong untuk membenahi lubang pada jembatan tersebut agar tidak terjadi kecelakaan tunggal, namun hal itu cuma sia – sia saja. Karena dengan diperbaiki oleh masyarakat, jembatan tersebut malah semakin besar lubangnya. Dan alhasil jembatan semakin parah kerusakan nya, dengan semakin parah rusak jembatan tersebut, mengakibatkan jembatan ambrol.
“Sudah sering masyarakat membenahi jembatan tersebut, dan kini kerusakan semakin parah. Selama jembatan rusak sudah tiga kali terjadi kecelakan tunggal” keluh Agung Fa Toni.
Sementara itu, A. Heru Sulaksono Kepala Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Madiun, menjelaskan bahwa selama ini, diri nya belum mendapat laporan secara resmi maupun tidak resmi dari bawahan nya maupun dari masyarakat sekitar. Sehingga diri nya tidak tau kalau ada jembatan yang rusak, namun diri nya (Red- A. Heru Sulaksono) berjanji akan segera mengadakan berbaikan dan itu tanpa menunggu anggaran tahun ini.

A. Heru Sulaksono Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Madiun

“Selama ini, belum ada laporan dan kita berjanji akan segera untuk membenahi jembatan tersebut. Karena memang itu untuk kepentingan bersama”terang A. Heru Sulaksono.
Masih dengan, A. Heru Sulaksono, diri nya juga berharap kepada masyarkat untuk kerja sama yang baik, dalam artian kalau ada jalan maupun jembatan yang rusak segera melapor ke dinas, agar jalan maupun jembatan yang rusak segera bisa dibenahi. Dengan porsenil dinas yang terbatas diri nya mengakui tidak akan bisa mengawasi semua jalan dan jembatan tanpa ada nya bantuan dari masyarakat.

Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang

“saya berharap, masyarakat bisa kerja sama dengan dinas dengan cara memberi tau jalan atau jembatan yang rusak, agar segera dibenahi sehingga tidak terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan” harap A. Heru Sulaksono. (Dp/Red)

Leave a Comment