Para Peserta Sosialisa Grativikasi, Tidak Tau Lirik Lagu Indonesia Raya 3 Stan

Layar Independen

Magetan 15 September 2018

 

Kemarin tanggal 15 September 2018, sebanyak 1000 (seribu) orang yang bekerja di instansi Pemerintahan Kabupaten Magetan, mulai jajaran Kepala Desa, Camat, Sampai Kepala Dinas, bahkan Kepala Sekolah dan guru, berkumpul di Pendopo Graha Surya. Hal ini, di lakukan demi mendapatkan wejangan dari Agus Raharjo Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait grativikasi secara langsung.
Agus Raharjo Ketua KPK dihadapan 1000 peserta yang hadir sempat memberi warning kepada Bupati dan Wakil Bupati Magetan agar tidak melakukan grativikasi, karena selama kepemimpinanya dirinya sudah mengamankan sebanyak 12 Bupati dari Jawa Timur yang terlibat korupsi ataupun gartivikasi.
‘’Ada salah satu Gubernur dulu tanda tangan fakta intergritas didepan saya, tidak lama dia ketangkap KPK, adalagi seorang politisi ternama bersumbah tidak akan melakukan grativikasi, tapi besuknya sudah pakai rompi tahanan, jadi perubahan itu tidak boleh hanya formalitas saja,”ujar Agus Raharja.

Ketua KPK Agus Raharjo Memakai Batik Bersama Bupati Magetan

Bukan cuma terkait ulasan gratifikasi yang di berikan oleh Ketua KPK saja yang menarik perhatian, namun yang lebih menarik malah waktu kehadirannya itu, pasalnya kehadiran Ketua KPK tersebut disambut dengan nyanyian Indonesia Raya yang carut marut oleh ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan sejumlah undangan lain. Ribuan peserta sosialisasi pengendalian grativikasi yang digelar langsung oleh Ketua KPK tampak jelas kebingungan saat menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dibuat secara 3 stanza, lagu yang memang asli dibuat Wage Rudolf Soepratman. Para peserta yang tidak tahu lirik lagu Indonesia Raya dengan 3 stanza tampak bingung dan bahkan mereka tampak saling pandang dengan peserta lain. Yang untungnya, operator cepat tanggap, sehingga langsung memunculkan lirik secara langsung dalam layar proyektor, dan walau terbata-bata akhirnya bisa mengikuti.
Agus Rahardjo mengatakan, makna lagu Indonesia Raya dengan 3 stanza tersebut sangat dalam, seperti halnya Kabupaten Magetan ini yang juga harus berubah dalam menjalankan roda pemerintahanya terutama dalam memberantas korupsi. “lagu Indonesia raya yang asli diciptakan oleh Wage Rudolf Soepratman, memang 3 stanza dan Kenapa kita pilih lagu yang asli, karena lagu ini maknanya sangat dalam dan syairnya sangat komplit,”ujar Agus dalam sambutanya. (Red)

Leave a Comment